Matahari mulai condong ke arah barat, ketika aku membuka laptopku dengan malas-malasan. Tugasku sebenarnya sangat simple; yaitu mengedit sekitar seratus lima puluh foto untuk buku tahunan di gerejaku. Namun, kemalasan memang sangat meracuni tubuhku, sehingga tugasku terbengkalai begitu saja.
Dengan malas, aku membuka program keluaran Adobe yang bernama Photoshop. Lalu membuka 45 files foto yang sudah ada di salah satu folder laptopku. Pertama, aku menzoom foto-foto itu, untuk melihat apakah ada jerawat ataupun flek hitam yang ada di wajah orang-orang yang ada di dalam foto itu. Kalau ada yang memang perlu aku edit, aku menggunakan sebuah tool kecil bernama Spot Healing Brush, yang dengan ajaib menyamarkan jerawat dan flek-flek hitam. Aku berusaha mengerjakan folder ini dengan cepat, karena aku harus bergegas menyerahkan tugas ini malam nanti. Masih ada 1 buah folder yang harus aku edit. Sesekali aku mengomel dalam hati, “Kenapa banyak sekali jerawat dan flek yang harus dihilangkan?” atau, “Ok, aku mulai bosan dengan ini.” Dan ketika itulah, pemikiran-pemikiran ajaib ini muncul.
Awalnya, aku mengedit foto anak-anak kecil atau bayi. Tak terlalu banyak yang harus diedit, paling hanya menerangkan gambarnya. Lalu makin lama, aku makin banyak mengedit foto orang yang sudah remaja dan yang sudah dewasa dan bahkan manula. Sambil terus menzoom foto orang-orang, aku memperhatikan bahwa flek dan jerawat itu tidak terlalu kelihatan sebenarnya, tapi mereka ada. Saat aku menzoom foto orang yang sebenarnya belum terlalu tua, aku bisa melihat flek-flek hitam di wajah mereka, yang mungkin mereka coba tutupi dengan make up. Aku tersadar. Selamanya, kita nggak akan muda. Ya, hidup terus berjalan, dan umur terus bertambah. Wajah tak akan selalu muda, badan tidak akan selalu sehat. Aku bertekad di masa mudaku, aku akan mendapat banyak pengalaman. Aku memanfaatkan tubuh sehatku dengan baik. Sebelum aku tua nanti, aku akan belajar banyak hal dan memperoleh banyak pengalaman berharga. Sebuah resolusi yang sangat baik di awal tahun 2012 ini.
Gaya bloggingku juga berubah tahun ini. Aku terpengaruh karena membaca buku novel terjemahan. Walaupun bahasa Indonesia baku yang digunakan, tapi terasa ringan saat dibaca. (Bener loh, aku nggak bohong) makanya, aku agak terpengaruh dikit, dan mengganti bahasa bloggingku. Yah, seenggaknya, aku harus tetap bangga dengan bahasaku, walau sudah sedikit sekali hal yang bisa dibanggakan dari negaraku. Anyway, aku akan bercerita tentang liburanku kemarin di Surabaya-Bromo-Batu! It was totally awesome :D
Selamat tahun baru 2012 semua
-caroline, the exploler.